Pewakaf Tanah STAI PERSIS Garut Wafat

By Yusup Tajri 19 Sep 2019, 15:48:18 WIBKampus
Pewakaf Tanah STAI PERSIS Garut Wafat jenazah. Mengingat pemberangkatan bada Magrib maka ta’ziyah ke rumah duka di Tarogong menjadi berubah. Sebagian berta’ziyah pukul 21.30 WIB, dan sebagian lain mengambil waktu esok hari sekalian pemakaman. Di Ta’ziyah gelombang pertama Ketua PD Persis Garut menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga. Penyampaian ucapan tersebut dilakukan setelah mensalatkan jenazah almarhum. Di sela pembicaraan, ustadz Ena meminta kepada keluarga agar diizinkan membawa jenazah untuk disalatkan di Baeturrahman. Keluarga pun memberi ijin permohonan tersebut.

 

Esok harinya, sekitar pukul 08.00 jenazah dibawa ke Baeturrahman. Halaman kampus penuh dengan mobil dan motor. Begitupula jamaah, mahasiswa dan tamu telah menunggu untuk mensalatkan. Kelompok pertama salat janazah dipimpin oleh KH. A. Zakaria. Nampak di belakang pengarang Kitab al-Hidayah ini para tokoh seperti KH. Cecep Abdul Halim, Lc., Ketua PD Persis Garut beserta jajaran, para dosen, para mahasiswa, dan beserta jamaah lainnya. Karena masjid tidak cukup maka salat pun dilakukan berkelompok dengan bergantian.

 

Sekitar pukul 09.00 WIB jenazah dibawa lagi untuk kemudian dimakamkan di daerah Honje luhur Tarogong. Nampak sebagian jamaah yang mensalati ikut menghadiri upacara pemakaman. Setelah prosesi penguburan selesai KH. A. Zakaria didaulat untuk memimpin doa bagi almarhum. Beliau pun memimpin untuk memohonkan